12.24.06
Selamat Idul Adha dan Tahun Baru 2007
Sudah beberapa tahun ini, setiap awal tahun selalu saja dilalui dengan ujian. Hal ini juga terjadi diawal tahun 2007 ini, untung saja disini pesta awal tahun tidak semeriah di Indo, jadi keinginan untuk ikut ngerayain pesta tidak ada dan kita bisa konsen belajar untuk ujian awal tahun nanti (cieeeh). Di pondok dulu, kita2 pada ngendap-ngendap keluar pondok untuk ikut pesta awal tahun ditengah kota padahal besoknya ujian. hiks.
Mohon doa, semoga nilai ujian tahun ini baik.
Selamat Idul Adha dan Tahun Baru 2007
kullu sanah wa antum bi khair
07.20.06
Selamat jalan Abqary…
Akhir-akhir ini sepertinya banyak kejadian-kejadian yang membuatku sedih. dari kekalahan Brazil dalam Piala Dunia sampai degradasinya klub kesayanganku: Juventus.
Tidak cukup sampai disitu, dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 17 Juli jam 02.30 pagi, saudaraku M. Abqary Abdullah telah dipanggil oleh yang Maha kuasa untuk menghadap kepada-Nya untuk selama-lamanya.
Aku tak menyangka sore itu, tanggal 1 Juli 2006 merupakan percakapan kita yang terakhir, percakapan dimana kamu dengan nada yang ceria menerima permintaanku untuk menulis di salah satu buletin yang aku pimpin. Dan satu hari setelahnya merupakan hari terakhir kita chatting, saat ketika kamu orang pertama yang mengirim tulisan untuk buletin tersebut.
Umur memang sesuatu yang misterius, siapa yang menyangka kamu yang begitu sehatnya tiba-tiba sekarang sudah berada di alam yang berbeda denganku. Tak ada yang tahu kalau kita yang lahir pada hari dan tahun yang sama, ternyata kamu lebih cepat kembali kehadapan-Nya.
Aku begitu kehilangan orang sepertimu, seperti yang juga dialami oleh KMKM, IKMAS, PCI Muhammadiah, Sanggar terjemah Kinanah. Kehilangan sosok yang berkepribadian tegas, dapat diandalkan serta punya komitmen yang kuat dalam berpikir. Sendainya waktu bisa diputar dengan mudah, mungkin aku ingin menyempatkan untuk mengatakan rasa terimakasih dan permohonan maafku untukmu.
Subuh itu, ketika Zayadi memberikan kabar tentang kepulanganmu, aku tidak bisa mengucapkan satu katapun, aku terdiam, membisu antara percaya dan tidak akan kenyataan ini. begitu lama aku terdiam sampai pada saat orang dirumahku meyakinkanku akan hal ini. karena baru sehari sebelumnya temanku bilang kamu hanya menderita penyakit bisul.
Tak ada hal lain yang bisa kami lakukan untukmu selain doa, semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu, untuk seorang pejuang, untuk seorang penuntut ilmu, untuk seorang lelaki yang punya kepribadian yang kuat, untuk seorang Abqary. Amin.
03.10.06
Aku…
aku lelah…
dengan segala perangkat hidup yang ada
sudah terlalu membosankan
aku lelah…
berteman dengan ketidakpastian
yang selalu mendampingiku
aku lelah…
karena kamu selalu mendorongku
hanya ke satu arah yang buram
aku lelah…
menjalani hari ini
penuh dengan kehampaan
aku ingin…
merubah yang ada disampingku
dengan suasana damai
aku ingin…
kita bergandengan
lalu beranjak kesatu arah yang pasti
aku ingin…
dunia ini teduh
ketika kita tak lagi bersama